
Mengingat sudah ada beberapa warga kita yang terkena COVID, termasuk penulis sendiri pernah mengalaminya di bulan September tahun lalu seperti yang pernah dituliskan di sini, mari kita perketat protokol kesehatan lebih keras lagi.
Jika ada tamu atau penjual makanan atau sayuran tidak mengenakan masker, mari kita ingatkan untuk terus mengenakan bukan digantungkan di leher. Karena bila di leher tidak akan mencegah droplet bertebaran. Jika sholat di masjid, pakailah selalu masker dan bawa sajadah sendiri, agar lebih aman.
Jika ada tetangga yang sakit dan butuh pertolongan, diskusikan dengan satgas COVID di RT masing-masing. Pastikan niat baik dilakukan dengan cara yang baik, agar kita tidak tertular. Seperti orang kesetrum, menolongnya perlu dengan cara yang benar agar tidak kena setrum juga. Yang kita jauhi adalah virusnya, bukan orangnya. Kepedulian harus terus ada, namun tetap waspada.
Berjemurlah tiap pagi barang sebentar. Sinar matahari pagi menghasilkan sinar UV (ultraviolet) yang menyentuh permukaan kulit untuk diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan saraf.
Selalulah mencuci tangan dengan sabun sebelum makan atau menyentuh wajah. Gantilah baju bila habis bepergian. Mandi jika perlu.
Bila demam lebih dari 38 derajat lebih dari tiga malam, jangan diremehkan. Segeralah lakukan tes swab antigen atau PCR. Hubungi RT bila tidak ada biaya atau tidak sanggup keluar rumah. Peluang Anda untuk sembuh akan semakin besar bila mendapat pertolongan dengan cepat dan tepat.
Makan-makanlah yang bergizi dan olah raga yang cukup. Mari kita pelajari info dari Kompas berikut:

Demikianlah apa yang bisa saya sampaikan di masa pandemi ini. Tapi percayalah, hanya dengan bergotong-royong saling membantu dan mengingatkan, kita bisa melawan COVID-19 dengan lebih baik lagi.
Dinas Kominfo Tangerang Selatan juga mengajak peran aktif warga untuk melapor jika menemukan adanya penderita yang mengalami gejala covid-19. Silakan telepon 119 bila ingin menghubungi perihal COVID-19, baik ada yang perlu dijemput atau konsultasi terkait penderita. Saya pribadi sudah mencoba menghubungi dan ada petugas ramah yang akan membantu kita.