Warga Panorama Sholat Istisqa

Tadi pagi sekitar pukul 6, sesuai ajakan Pak Suradi, Ketua DKM Masjid Al Ikhlas, beberapa warga berbondong-bondong menuju Sport Center untuk menghiba kepada Allah SWT, memohon ampun atas segala khilaf, mengharap ridhoNya untuk menurunkan rezekinya berupa hujan setelah kemarau yang panjang.

Ustad Agus Lukman memimpin sholat istisqa dan khutbahnya begitu menyentuh hati kami semua. Bulir-bulir air penuh rasa malu dan rasa bersalah atas segala dosa tak terasa mengalir membasahi pipi kami. Semoga Allah SWT menerima tangan-tangan kami yang menengadah memohon kasih sayangNya, memberikan perintah kepada hujan untuk segera turun.

Mari kita lihat beberapa surat Al Qur’an tentang hujan sebagai bahan untuk kita merenung….

Al Baqarah, ayat 22 :
Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (“hujan”) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan “hujan” itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (QS. 2:22)

Al An’aam 99:

Dan Dialah yang menurunkan air “hujan” dari langit lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. (QS. 6:99)

Al A’raaf, ayat 57 :
Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (“hujan”); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan “hujan” di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab angin itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. (QS. 7:57)

Huud, ayat 52 :

Dan (dia berkata): Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabbmu lalu taubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan “hujan” yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa. (QS. 11:52)
Al Furqaan, ayat 50 :
Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan“hujan” itu di antara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (daripadanya); maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nimat). (QS. 25:50)
Ar Ruum,ayat 48 :

 Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat “hujan” keluar dari celah-celahnya, maka apabila “hujan” itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira. (QS. 30:48)

Kuliah Subuh bersama Ustad Agus Lukman

Manusia sudah diciptakan dalam bentuk yg sempurna namun sering manusia itu sendiri yang menjatuhkan dirinya ke tempat yang serendah-rendahnya.

Syaithan membisikkan manusia hal-hal yang buruk sehingga kita terpuruk dalam kehinaan. Kemuliaan dapat diraih dengan mengikuti jejak teladan Rasulullah SAW. Akhlak Rasul adalah Al Quran.

Manusia yang tidak pernah membaca al quran adalah mayat hidup. Bacalah quran setiap hari seberapapun banyaknya. Kehinaan yang melekat dalam diri perlu dibersihkan dengan taubat. Allah SWT  senang melihat hambaNya yg bertaubat melebihi senangnya seorang hamba yang kehilangan unta dan bekalnya di padang pasir lalu untanya balik lagi padanya. Selalulah kita ingat pada Allah SWT karena Allah selalu ingat kepada kita.

Sholat Iedul Adha (2015)

Tadi pagi warga Panorama Serpong menjalankan ibadah sholat Iedul Adha di Bundaran Air Mancur, dimulai pukul 6:30 pagi. Khutbah diberikan oleh Pak Aep Saefuddin yang mengingatkan kita bahwa kurban tidak hanya untuk meneladani Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, namun juga untuk menyembelih kebinatangan dalam diri kita. Gambar di atas adalah gambar dokumentasi kegiatan tersebut.

Rapat Kerja Dewan Kemakmuran Masjid Al Ikhlas Panorama Serpong

Pada hari Sabtu hingga Minggu, 22-23 Agustus 2015, DKM Masjid Al Ikhlas menyelenggarakan rapat kerja di Wisma BPPT Tugu Puncak sekitar Cisarua, dengan tema “Makmurkan Masjid dengan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah”.

Berikut ini adalah foto-foto sementara yang diambil secara langsung dari lokasi dana akan ditambahkan kemudian.

Sholat Iedul Fitri 1436H (2015)

Pagi tadi warga muslim Panorama Serpong mengadakan sholat Iedul Fitri berjamaah di Masjid Al Ikhlas. Ustad yang diberi amanat adalah Bp. Arif Rahman yang memberikan berita gembira kepada mereka yang berpuasa di bulan ramadhan. Syukur dipanjatkan atas sampai di hari kemenangan, berharap amal ibadah kita diterima Allah SWT. Kegembiraan orang berpuasa ada dua, ketika berbuka dan ketika bertemu Tuhannya. Gerbang khusus di surga akan menyambut mereka yang berpuasa Babur Rayyan.

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraa ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Muslim no. 1151)

Sabda Rasulullah ﷺ, “Sesungguhnya di dalam syurga terdapat satu pintu yang dinamakan pintu‘Ar-Rayyan’ yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Ditanya (oleh pintu tersebut): “Di manakah orang-orang yang berpuasa?” Maka mereka pun masuk dari pintu tersebut. Setelah semua orang yang berpuasa memasukinya, pintu itu pun ditutup dan tak ada lagi yang masuk melaluinya.” (Hadis Riwayat Muslim, dari Sahl Ibn Sa’ad).

Nanti para hamba yang masuk surga bisa bertemu dengan Allah SWT bagai melihat purnama di malam hari. 

Dari Jarir bib Abdillah RA. berkata :

” Kami sedang bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam , lalu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memandang bulan purnama di malam itu , seraya bersabda : Sungguh kalian akan melihat Tuhan pencipta kalian sebagaimana kalian melihat bulan purnama ini , tidak terhalangi apapun dalam melihatNya subhanahu wata’ala , maka semampunya berusahalah menyempurnakan shalat subuh dan shalat Ashar maka perbuatlah “. ( Shahih Al Bukhari )

Lomba di Bulan Ramadhan dan Bukber dengan Anak Yatim (2015)

Panitia berinisiatif mengadakan lomba yang bersifat keagamaan dalam bulan suci Ramadhan yang baru selesai. Lomba yang melibatkan anak-anak dari beragam usia ini diharapkan dapat menambah kecintaan pada Islam dan masjid. Ada lomba menggambar, azan, dan juga tahfiz Quran. Acara ini juga diikuti anak-anak dari kampung sebelah, Pocis, yang mengetahui adanya lomba ini. Acara berlangsung sangat meriah dan disambut dengan sangat positif oleh peserta dan keluarganya. Semoga warga muslim Panorama Serpong semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dan acara ini diridhoiNya.

Lomba Ramadhan 2015
Lomba Ramadhan 2015

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Bukber Al-Ikhlas Panorama Serpong
Bukber Al-Ikhlas Panorama Serpong

Tarhib Ramadhan

Acara tarhib ramadhan (menyambut ramadhan) tahun ini dimeriahkan dengan pawai obor selepas maghrib dan ceramah ba’da isya. Ceramah pembuka diberikan ustad Subchi Jazuli dan acara inti yang sedianya akan dibawakan oleh KH Saidih digantikan oleh Ustad KH Munhadi Muslih, pimpinan pondok pesantren As Shiddiqiyah 6 Muncul.

Ringkasan tauziah beliau adalah sebagai berikut:

Ramadhan adalah bulan pembakaran dosa dan disucikan dengan zakat untuk membersihkan jelaga sisa pembakarannya.

Ada 5 hal yg bisa merusak nilai puasa:
– berdusta
– menggunjingkan orang lain (ghibah)
– adu domba
– bersumpah palsu
– melihat sesuatu dengan syahwat

Jangan sampai kita berpuasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga.

Selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin!