Yuk, Gunakan Kartu Akses di Pintu Gerbang Panorama Serpong

Halo Warga Panser Tercinta,

Mulai 1 Maret 2022 akses masuk dan ke luar kompleks Panorama Serpong akan kembali digalakkan untuk menggunakan kartu akses yang sudah diberikan. Hal ini untuk keamanan dan kenyamanan kita sendiri sebagai warga Panser.

Yuk gunakan kartu akses!

Buat kamu-kamu yang kartunya hilang atau sudah rusak, silakan daftar kepada ketua RT masing-masing, ya!

Vaksinasi Booster Perdana

Vaksinasi Booster yang pertama ini dilakukan di Pendopo RT 2 pada hari Minggu, 13 Feb 2022 yang lalu. Diikuti oleh sekitar 178 orang, acara ini menggunakan Astrazeneca sebagai bahan vaksinnya.

Peserta yang ikut harus sudah terpanggil melalui Aplikasi Peduli Lindungi untuk vaksin ke-3. Alat tulis dan foto kopi KTP wajib dibawa.

Semoga dengan adanya booster vaksin ini, warga akan lebih banyak terlindungi dan ikut berpartisipasi menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas COVID.

Pendaftaran Informasi di RT 3

Pengurus di RT 3 berencana membangun aplikasi untuk memberikan pengumuman otomatis terkait info terkini via email. Informasi tentang pembayaran iuran juga akan diberitakan melalui email. (Informasi di RT lain akan menyusul, tergantung dari hasil uji coba di RT 3 ini).

Bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi tersebut, mohon mendaftarkan emailnya pada form berikut ini. Dengan mengisi form di bawah ini dan menekan tombol Send di bawah, Anda menyatakan setuju untuk mendapatkan email pemberitahuan dari pengurus RT 3.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Kerja Bakti Massal

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Kami selaku Pengurus RW mengucapkan banyak terima kasih Kepada :

1. Seluruh Warga Panorama Serpong.
2. Ketua RT.01 s/d RT.07

Atas keikutsertaannya dalam kegiatan ‘Kerja Bakti Masal”. semoga dengan adanya kegiatan ini dapat terjalin tali silaturahmi antar warga dari RT.01 s/d RT.07.

Adapun kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program RW untuk mewujudkan Panorama Serpong yang Bersih & Indah.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Roby Livan Sudarsono
(Kabid Lingk. & Kesehatan) (Koordinator Bidang)

Barawaja Ramli Wahyu Semata Joni Anwar
(Ketua) (Wk.Ketua) (Sekretaris)

Tauziah Januari 2022

Tahun Baru Komitmen Taat Semakin Meningkat; Pesan Khutbah Akhir Tahun dari Masjid Raya Jakarta Islamic Centre

Khutbah Jumat, (31/12/2021) merupakan edisi khutbah Jumat terakhir di tahun 2021 yang diselenggarakan DKM Masjid Raya Jakarta Islamic Centre, Jakarta Utara. Kegiatan rutin kali ini sudah barang tentu menjadi momen introspeksi, muhasabah, serta refleksi diri atas amal dan perbuatan yang dilakukan selama sekurang-kurangnya satu tahun terakhir, karena khutbah tersebut bertepatan dengan momen pergantian tahun 2021 menuju 2022.

Tampil sebagai khatib, Ustadz Ali Mohammad Al Hudhaibi, S.S.I., Lc., MA. yang merupakan dosen hadis di Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences Ciputat Banten, Imam Masjid UIN Jakarta, sekaligus dai internasional untuk Kanada, Amerika Utara. Beliau membuka sidang khutbahnya dengan mengajak kaum muslimin agar senantiasa meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT dengan berupaya menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, karena pada dasarnya tidak ada bekal terbaik dan paling istimewa untuk menghadap hadirat-Nya kelak selain dari bekal takwa.

Dalam pendahuluan kalamnya, khatib mengutip perkataan Imam Ibnu Athaillah al-Sakandari dalam karyanya al-Hikam yang mengatakan:

من علامات النجاح في النهايات الرجوع إلى الله في البدايات

“Diantara tanda suksesnya perjalanan seseorang di akhir adalah ia kembali kepada Allah SWT di awal perjalanan.”

Dalam perkataannya yang lain:

من أشرقت بدايته أشرقت نهايته

“Siapa yang awal perjalanannya bersinar, maka akhir perjalanannya pun akan bersinar.”

“Kalam hikmah ini mengajarkan kepada kita bahwa apabila seseorang menginginkan kehidupannya diberikan keberkahan, keberhasilan, dan kesuksesan, maka ia harus kembali kepada Allah SWT dari awal, menggantungkan segala persoalannya kepada Allah di awal perjalanan. Tentu, dengan berupaya konsisten, istiqomah dijalannya.” Papar sang khatib.

Beliau kemudian menjelaskan gambaran beberapa riwayat Nabi SAW dalam implementasi nilai-nilai tersebut.

Misalnya, Rasulullah SAW mengatakan: ‘Siapa yang keluar rumah lalu mengatakan bismilahi tawakaltu ‘ala Allah La haula wala quwwata illa Billah’, dikatakan kepadanya pada saat itu, dia diberikan petunjuk dalam perjalanannya, dia akan dicukupkan rizkinya selama perjalanan, dia akan dijaga dari segala sesuatu yang buruk dan tidak sukai, bahkan setan sekalipun enggan menggodanya, enggan mengganggunya, hingga mengatakan, ‘bagaimana aku mengganggu orang tersebut sementara ia dalam jaminan keselamatan Allah SWT, rizkinya dipenuhi oleh Allah SWT, perjalanannya diberikan petunjuk oleh Allah SWT. Mengapa orang tersebut diberikan jaminan keselamatan oleh Allah SWT? Karena ia mengawali perjalanannya dengan bersandar kepada Allah SWT dengan menggantungkan diri kepada-Nya.

Intisari dari khutbah akhir tahun 2021 ini adalah, sebagai kaum muslimin kita harus senantiasa kembali kepada Allah SWT, sudah barang tentu selama tahun ini banyak sekali kesalahan dan kealpaan yang kita perbuat, apalagi dihitung dengan tahun sebelum-sebelumnya. Makna kembali kepada Allah SWT adalah kembali dari bermaksiat menuju taat, dari takabur kepada tawadhu, kembali dari kikir kepada dermawan, kembali dari ghibah kepada muhasabah introspeksi diri, kembali dari yang tadinya tidak pernah membaca Alquran menjadi sering membaca al-quran, dari tidak pernah salat kepada salat, dari tidak mau belajar kepada semangat belajar, dari tidak mau salat berjamaah di masjid kepada salat berjamaah di masjid, dari tidak mau tahajud kepada tahajud, kembali dari segala sesuatu yang tidak selaras dengan kebaikan dan manfaat kepada segala sesuatu yang selaras dengan kebaikan dan manfaat, dengan harapan akhir hayat kita dalam keadaan melakukan kebaikan, ketaatan, dan dalam keadaan husnul khatimah.

Beliau mengakhiri khutbahnya dengan berwasiat agar di tahun baru 2022 dan seterusnya dapat terus berupaya memperbanyak amal saleh dan sekuat tenaga menjauhi amal salah sehingga berharap memperoleh akhir hayat yang husnul khatimah dengan mengutip sebuah hadis:

Rasulullah SAW bersabda:

اعملوا فكل ميسر لما خلق له من خلق للجنة يسر لعمل أهل الجنة, ومن خلق للنار يسر لعمل أهل النار

“Berbuatlah kalian, karena setiap orang dimudahkan melakukan apa yang ditakdirkan untuknya. Barang siapa yang ditakdirkan untuk surga ia diberi kemudahan untuk melakukan amalan penduduk surga, dan barang siapa yang ditakdirkan untuk neraka ia diberi kemudahan untuk melakukan amalan penduduk neraka.”

Wallahu a’lam.

Tauziah Ustaz Ali Hudaibi

Program Vaksinasi di Panorama Serpong

Alhamdulillah, pagi ini warga Panorama Serpong mendapat kesempatan untuk divaksin dengan vaksin Sinovac. Program dari RW 6 Panorama Serpong ini dibantu oleh Dinas Kesehatan Masyarakat Tangsel, yang diwakili dr. Tulus dan PKM Bakti Jaya, Kec. Setu, Tangerang Selatan.

Program yang diadakan di pendopo RT 2 ini diikuti oleh sekitar 300 warga Panorama Serpong yang didata di tiap RT, dari RT 1 – RT 7. Untuk menghindari kerumunan, setiap RT mendapat slot waktunya masing-masing, sesuai jumlah pendaftar. Yang mengantre dari rumah masing-masing akan dipanggil melalui Whatsapp. Berikut adalah jadwal slotnya:

RT.01 = Jam : 08.00 – 10:00
RT.02 = Jam : 10:00 – 12:00
RT.03 = Jam : 13:00 – 14:00
RT.04 = Jam : 14:00 – 15:00
RT.05 = Jam : 14:00 – 15:00
RT.06 = Jam : 15:00 – 16:00
RT.07 = Jam : 16:00 – 17:00

Peserta diminta datang dengan membawa alat tulis untuk mengisi form dan membawa KTP beserta salinannya untuk registrasi ulang.

Acara dibuka oleh dr. Tulus di awal pagi hari dan dibantu oleh tim panitia.

dr. Tulus membuka acara di awal hari

Warga yang datang akan didata terlebih dahulu sebelum mengantre di depan pendopo.

Registrasi di depan Bundaran Panser

Setelah itu warga dipersilakan menunggu giliran di depan Pendopo RT 2 untuk diperiksa dulu tensinya sebelum divaksinasi.

Menunggu dengan prokes dan berjarak
Diperiksa tensi darahnya dulu

Setelah dinyatakan layak untuk divaksin, warga akan divaksin dan sebelum pulang akan diminta menunggu 15 menit untuk diobservasi.

Divaksin Sinovac

Berikut adalah ruang tunggu observasinya:

Menunggu 15 menit sebelum diizinkan untuk pulang

Berikut ini adalah dokumentasi para panitia yang bersemangat melayani warga dalam program yang menyehatkan masyarakat ini. Yuk tetap ikuti prokes dan jaga kesehatan selalu, ya!

Profil Tokoh Kita, KHR. Ali Mohammad Al Hudhaibi, S.S.I., Lc., MA. Al-Hafizh (Pendiri dan Pengasuh Pesantren Tahfizhul Qur’an Alif Lam Mim Jakarta)

Ustadz Ali Mohammad Al Hudhaibi

Profil Tokoh Kita, KHR. Ali Mohammad Al Hudhaibi, S.S.I., Lc., MA. Al-Hafizh (Pendiri dan Pengasuh Pesantren Tahfizhul Qur’an Alif Lam Mim Jakarta)

Kiai Ali, atau biasa dipanggil Abah Ali Hudaibi oleh putra-putri dan santri-santrinya, memiliki nama panjang, Kiai Haji Raden Ali Mohammad Al Hudhaibi, S.S.I., Lc., MA. Al-Hafizh.

Ia lahir di kota Garut, Jawa Barat. Ayahandanya bernama, Abuya KH. Raden Deden Abdul Hakiem (Pengasuh Pondok Pesantren Sukaraja Garut). Sedangkan ibundanya bernama, Ibu Nyai Dra. Hj. Een Juhairiah, M.Pd.I.

Kiai Ali Hudaibi merupakan keturunan ulama besar Jawa Barat yang masyhur sebagai pakar Alfiyah (ilmu gramatikal bahasa Arab tingkat tinggi) dan ahli hadis Jawa Barat, yaitu KH. Raden Totoh Abdul Fatah Muhidin (Mama Raden Totoh Sukaraja).

Pendiri Pondok Pesantren Sukaraja adalah buyut beliau, seorang ulama yang tabahhur dalam berbagai bidang ilmu agama, terkhusus Alfiyah, yaitu Mama KH. Zaenal Arief, murid langsung Maha Guru Ulama Nusantara, yaitu Syaichona KH. Muhammad Cholil, Bangkalan, Madura. Dari sanalah Mama KH. Zaenal Arif membawa Ilmu Gramatikal bahasa Arab tingkat tinggi itu ke Garut dan kemudian mendirikan Pesantren Alfiyah Sukaraja di sana. Dari pesantren inilah banyak lahir para ulama yang kemudian mendirikan pesantren-pesantren di Jawa Barat.

Saat ini Pondok Pesantren Sukaraja diteruskan oleh cicitnya (generasi ke-4), yaitu Abuya KH. Raden Deden Abdul Hakiem (Ayahanda Kiai Ali Hudaibi).

Garis keturunan Kiai Ali Hudaibi sampai kepada penyebar-penyebar Islam di Jawa Barat, di antaranya; (1) Dari Syekh Abdul Muhyi Pamijahan keturunan ke-12. (2) Dari Syekh Nuryayi (Mbah Nuryayi) Suci keturunan ke-11. (3) Dari Syekh Ja’far Shiddiq (Sunan Haruman) Cibiuk Limbangan keturunan ke-10. (4) Dari Sayyidil Habib ‘Abdullah bin Muhsin al-‘Atthas (Habib Keramat Empang Bogor) keturunan ke-7. (5) Dari Syekh Maulana Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) Cirebon keturunan ke-17.

Beliau memiliki seorang istri bernama, Nyai Siti Mu’awanah, S.Sos., Lc., M.Sos., dan empat anak bernama, Rd. Fawwaz Fajrurrahman Hakiem, Rd. Mumtaz Hakiem Mubarak, Rd. Sahnaz Sayeda Auliya Hakiem, dan Rd. Zemyta Difla Iklila. Kini ia tinggal di daerah Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pendidikan dasarnya dimulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) al-Khoiriyyah Garut, Jawa Barat. Selain sekolah formal di sekolah tersebut, ia juga mulai diperkenalkan sejak dini oleh orang tuanya tentang ilmu-ilmu kepesantrenan, seperti ilmu Nahu, Saraf, fikih, dan lainnya di pesantren yang diasuh dan dikelola sendiri oleh orang tuanya.

Setamatnya dari sekolah dasar, ia melanjutkan pendidikan menengah pertamanya di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sunan Pandanaran Yogyakarta hingga menengah atasnya, yaitu Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) Sunan Pandanaran di almamater yang sama. Selain itu, ia juga berkesempatan langsung mulāzamah dan menimba ilmu dari pendiri dan pengasuh Pesantren tersebut, yaitu Hadhratussyekh Romo KH. Muhammad Mufid Mas’ud Al-Hafizh, khususnya tahfizh Al-Qur’an. Kepada beliau ia mengkhatamkan seluruh hafalan Al-Qur’annya.

Setamatnya dari sana, ia melanjutkan pendidikan Strata Satu (S1) di Universitas Negeri Islam (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengambil Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI). Dan pada saat yang sama, ia juga menimba ilmu di Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences Ciputat, asuhan (alm) Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA. Kepada ahli hadis tersebut, ia belajar langsung dan mengkhatamkan banyak kitab, di antaranya; kutub as-sittah, tadrīb ar-Rāwī, thuruq fahm al-hadīts, takhrīj wa dirāsat al-asānīd, dan pustaka-putaka ilmu keagamaan lainnya, khususnya hadis dan ilmu hadis. Ia lulus dari Darus-Sunnah dengan predikat, al-fāiz al-awwāl; terbaik pertama.

Kemudian ia melanjutkan Strata Dua (S2) di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta mengambil konsentrasi Ulumul Qur’an dan Ulumul Hadis. Ia lulus dari IIQ Jakarta dengan predikat Cum Laude dan dinyatakan sebagai wisudawan terbaik serta mendapat penghargaan sebagai mahasiswa teladan untuk tingkat Pascasarjana IIQ Jakarta 2014.

Selain itu, ia juga banyak mendapat ijazah kitab dan hadis dari para ulama, di antaranya kitab al-Muwaththā’ karya Imam Mālik bin Anas (w. 179 h) dari Syekh Dr. Muhammad bin ‘Abd ar-Razzāq Aswad (Damam, Saudi Arabia), kemudian al-Arba’īn Hadītsan al-Nawawiyyah karya Imam an-Nawawī (w. 676 h), al-Hadīts al-Musalsal bi al-Mahabbah, al-Hadīts al-Musalsal bi al-Awwaliyyah dari Syekh Dr. Hisyām Kāmil Mūsā asy-Syāfi’ī al-Azharî (Mesir), kemudian Bulūgh al-Marām min Adillah al-Ahkām karya Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalānī (w. 852 h) dari Syekh Maulānā asy-Syarīf Dr. dr. Yusrī Rusydī al-Sayyid Jabr al-Hasanī (Mesir) dan Syekh KH. Ahmad Marwazie al-Batawie; murid langsung Syekh Muhammad Yāsīn bin ‘Īsā al-Fādānī al-Makkī (w. 1410 h); dari beliau juga penulis banyak mendapat sanad hadis musalsal, kemudian al-Arba’īn al-Ghumāriyyah fī Syukr an-Ni’am dari al-Muhaddits Syekh Dr. ‘Abd al-Mun’im bin ‘Abd al-‘Azīz al-Ghumārī (Maroko), kemudian asy-Syamā’il al-Muhammadiyyah karya Imam al-Tirmidzī (w. 279 h) dari Syekh Dr. Amīn Sālim al-Kurdī (Amīn al-Fatwā Libanon), kemudian beberapa hadis musalsal dan kitab-kitab hadis dari Syekh Dr. Yāsir al-‘Adnī as-Suhairī al-Yamānī (Ahli hadis, Qadhi, dan Rektor Dār al-Hadīts li al-Irts an-Nabawī, Tarim, Yaman).

Juga beberapa ijazah wirid dan selawat, di antaranya Dalā’il al-Khairāt wa Syawāriq al-Anwār fī ash-Shalāt ‘alā an-Nabiy al-Mukhtār karya Imam Muhammad bin Sulaimân al-Jazūlī (w. 870 h), Hizb an-Nashar (Hizb al-Saif) karya Imam Abū al-Hasan al-Syādzilī (w. 656 h), dan beberapa ijazah selawat, seperti Tunjīna, Kāmilah, Thibb al-Qulūb, Ilqa’ al-Ru’b, Ibrāhāmiyyah, Qamar al-Wujud, al-Fātih dari KH. Muhammad Mufid Mas’ud al-Hāfizh (Yogyakarta); kemudian Rātib al-Haddād karya al-Habīb ‘Abdullāh bin ‘Alwī al-Haddād (w. 1132 h) dan wirid al-Asmā’ al-Husnā dari Dr. KH. Mu’tashim Billah (Yogyakarta); kemudian Hizb al-Bukhārī karya Imam al-Bukhārī (w. 256 h) dari Syekh KH. Achmad Chalwani Nawawi (Mursyid TQN dari Purworejo, Jawa Tengah); Aurād al-istighfār wa ash-shalawāt wa at-tahlīl dari Syekh Prof. Dr. Wahbah Musthafā az-Zuhailī (Syiria) dan Syekh Maulānā asy-Syarīf Prof. Dr. dr. Yusrī Rusydī al-Sayyid Jabr al-Hasanī (Mesir), dan al-Manzhūmah al-Baiquniyyah dan hadis-hadis musalsal dari Syekh Dr. Yāsir al-‘Adnī al-Suhairī (Yaman).

Semenjak menimba ilmu di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, ia telah banyak menorehkan prestasi, khususnya di bidang khithābah dan musābaqah hifzh al-Qur’ān (mulai dari 1 juz tilawah, 5 juz tilawah, 10 juz, 20 juz, 30 juz, hingga tafsir Indonesia 30 juz). Hal itu telah ia ikuti mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional, dan tak jarang mendapat peringkat pertama.

Adapun semenjak menimba ilmu di Darus-Sunnah, ia pernah mendapat kepercayaan dari (alm) Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA. untuk berdakwah di Papua dan Malaysia. Safari dakwah di Papua sudah dilakukannya sebanyak lima kali. Ia juga 4 kali berturut-turut mendapat undangan safari dakwah dan imam selama Ramadan di Toronto, Kanada, Amerika Utara. Undangan tersebut datang dari Canadian Centre for Deen Studies dan Sayeda KHADIJA Centre pimpinan Syekh Hamid Slimi dan Istiqlal Islamic Centre Toronto.

Saat ini, selain aktif sebagai dosen ‘ulūm al-hadīts, ‘ulūm al-Qur’ān, ilmu tafsir, ilmu tajwid, tahfizh Al-Qur’an, dan Akidah di Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences, Ciputat, ia juga mengajar tafsir ayat ahkam dan tahfizh Al-Qur’an di Madaris Darus Sunnah Ciputat, ia juga mengajar tahfizh Al-Qur’an, ilmu tajwid, hadis dan ilmu hadis di Yayasan Pesantren Raudhatul Makfufin Pamulang, juga tercatat sebagai Pembina Yayasan Pesantren Sukaraja Garut, dan Ketua Komite Sekolah Menengah Kejuruan Plus Sukaraja Garut, ia juga menjadi imam tetap di Masjid Al-Jami’ah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan imam serta khathib di beberapa masjid sekitar Jabodetabek, juga mengajar hadis beberapa majelis taklim sekitar Jabodetabek, ia juga mendirikan majelis khusus para penghafal Al-Qur’an yang diberi nama, Majelis Alif Lam Mim li Tahfizhil Qur’anil Karim, Majelis Taklim Alif Lam Mim, dan Pesantren Tahfizhul Qur’an Alif Lam Mim yang berlokasi di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Karya tulisnya yang sudah terpublikasi: Catatan Dakwah di Kanada (2017), Lembaga Penghapus Dosa (2017), Mutiara Cinta dari Sang Mustafa; Nasihat Pernikahan untuk Adik Tercinta (2018), Sejarah Terminologi-terminologi dalam Ilmu Hadis (2022), 40 Hadis untuk Pelajar dan Penghafal Al-Qur’an (Dilengkapi Metode Menghafal Al-Qur’an, Hal-hal yang Harus Dihindari oleh Para Penghafal Al-Qur’an, dan Wejangan-wejangan dari Ulama Al-Qur’an (2023), Nabi Kita Muhammad SAW (terjemah, 2023).

Beliau juga rutin mengisi kajian kitab kuning di Masjid Al-Ikhlas, Perumahan Panorama Serpong, setiap pekan ke-4.

Sholat Idul Fitri 1442H

Alhamdulillah, akhirnya setelah berpuasa sebulan penuh 30 hari lamanya, warga muslim Panorama Serpong dapat menyelenggarakan sholat Idul Fitri berjamaah di Bundaran Panorama Serpong.

Acara yang berlangsung khidmat tanpa meninggalkan protokol kesehatan ini telah dimulai dari sekitar pukul 6:30 pagi. Para warga yang berdatangan diperiksa suhunya, diberikan kesempatan mencuci tangan, dan semuanya mengenakan masker.

Khatib diamanahkan kepada Ustad Bisri Khoiruddin, ST. LC, sementara MC diamanahkan kepada Bapak Ihsan RT 1.

Pak Ihsan menjadi MC

Sambutan diberikan oleh Ketua Panitia, Mas Johan dari RT 1. Beliau menyampaikan sumbangan yang masuk dan biaya yang dikeluarkan dan sisanya akan dikembalikan ke kas masjid Al Ikhlas

Sambutan diberikan juga oleh Ketua DKM Al Ikhlas, Bp. Suradi Ridho, yang dalam sambutannya beliau menyampaikan tentang program renovasi masjid yang akan membutuhkan biaya sekitar 2 Milyar rupiah. Kepada para jamaah diberikan kesempatan untuk berlomba-lomba berpartisipasi dalam upaya membangun rumah di surga ini.

Pak H. Suradi Ridho

Ustad Bisri dalam khutbahnya mengingatkan akan pentingnya kita menuju takwa yang di antaranya memiliki ciri-ciri memiliki karakter yang takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta’Alaa dan senantiasa
menjadikan Quran sebagai program hidupnya. Di rakaat kedua beliau juga memimpin Qunut Nazilah sebagai upaya solidaritas akan penderitaan warga Palestina yang tengah berseteru dengan Zionis Israel.

Segenap pengurus DKM Masjid Al Ikhlas mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Taqabbalallah mina wa minkum, shiyaamanaa wa shiyaamakum.. Mohon maaf lahir dan batin.

WARGA PANORAMA SERPONG, MARI LAWAN COVID LEBIH KERAS LAGI!

Mari patuhi protokol kesehatan demi kemaslahatan bersama

Mengingat sudah ada beberapa warga kita yang terkena COVID, termasuk penulis sendiri pernah mengalaminya di bulan September tahun lalu seperti yang pernah dituliskan di sini, mari kita perketat protokol kesehatan lebih keras lagi.

Jika ada tamu atau penjual makanan atau sayuran tidak mengenakan masker, mari kita ingatkan untuk terus mengenakan bukan digantungkan di leher. Karena bila di leher tidak akan mencegah droplet bertebaran. Jika sholat di masjid, pakailah selalu masker dan bawa sajadah sendiri, agar lebih aman.

Jika ada tetangga yang sakit dan butuh pertolongan, diskusikan dengan satgas COVID di RT masing-masing. Pastikan niat baik dilakukan dengan cara yang baik, agar kita tidak tertular. Seperti orang kesetrum, menolongnya perlu dengan cara yang benar agar tidak kena setrum juga. Yang kita jauhi adalah virusnya, bukan orangnya. Kepedulian harus terus ada, namun tetap waspada.

Berjemurlah tiap pagi barang sebentar. Sinar matahari pagi menghasilkan sinar UV (ultraviolet) yang menyentuh permukaan kulit untuk diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan saraf.

Selalulah mencuci tangan dengan sabun sebelum makan atau menyentuh wajah. Gantilah baju bila habis bepergian. Mandi jika perlu.

Bila demam lebih dari 38 derajat lebih dari tiga malam, jangan diremehkan. Segeralah lakukan tes swab antigen atau PCR. Hubungi RT bila tidak ada biaya atau tidak sanggup keluar rumah. Peluang Anda untuk sembuh akan semakin besar bila mendapat pertolongan dengan cepat dan tepat.

Makan-makanlah yang bergizi dan olah raga yang cukup. Mari kita pelajari info dari Kompas berikut:

Sumber dari sini

Demikianlah apa yang bisa saya sampaikan di masa pandemi ini. Tapi percayalah, hanya dengan bergotong-royong saling membantu dan mengingatkan, kita bisa melawan COVID-19 dengan lebih baik lagi.

Dinas Kominfo Tangerang Selatan juga mengajak peran aktif warga untuk melapor jika menemukan adanya penderita yang mengalami gejala covid-19. Silakan telepon 119 bila ingin menghubungi perihal COVID-19, baik ada yang perlu dijemput atau konsultasi terkait penderita. Saya pribadi sudah mencoba menghubungi dan ada petugas ramah yang akan membantu kita.

Selamat Jalan, Pak H. Dadang Sofyan…

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un..

Telah wafat saudara kita, Bp. H. Dadang Sofyan, sesepuh yang dituakan di Panorama Serpong. Beliau begitu banyak memberikan kebaikan bagi warga Panorama, khususnya Masjid Al Ikhlas. Selalu aktif dalam kegiatan, ceria dalam berkomunikasi, dan jago memasak!

Pak H. Dadang ketika menghadiri perayaan Maulid di tahun 2019

Beliau dimakamkan hari ini, 1 November 2020 di TPU Jombang, dihadiri pula oleh Ibu Airin, Walikota Tangsel.

Pengurus DKM Al Ikhlas

Alhamdulillah, banyak warga yang menyolati beliau secara ghaib. Warga Panser kehilangan senyum hangat beliau dan kebaikan hatinya..

Semoga Allah SWT membalas kebaikan beliau dan memberikan beliau kebaikan yang banyak di akhirat kelak…

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُوْلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ. اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْلَنَا وَلَهُ وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ مَأْوَاهُ. آمِـيْن يَا رَبَّ العَالَمِين